Merunut Sejarah DIKDASMEN-YBWSA

Pendirian Sekolah-sekolah

Sesuai dengan amanah didirikannya YBW, maka program pembangunan oleh pengurus YBW mulai dilaksanakan sekitar tahun 1952 dengan membangun gedung sekolah yang bertingkat di Jl Soeromenggalan 62 di atas tanah wakaf pemberian Ali Al-Djuffrie (belakang Masjid Agung Kauman Semarang).

Di tengah kegiatan pembangunan ini, Dr. Abdul Gaffar (Ketua YBW) dipindah tugas ke Jakarta, sehingga jabatan ketua YBW diserahterimakan kepada Kyai Mansur (Kepala Penerangan Agama Propinsi). Tiada berapa lama pula Kyai Mansur dipindah juga ke Yogjakarta. Saat itu pembangunan gedung tersebut masih setengah jalan dan masih pula memerlukan biaya yang besar.

Selanjutnya, kepengurusan YBW dilanjutkan oleh H. M. Sulchan selaku Ketua dengan tugas pertama menyelesaikan pembangunan gedung sekolah tersebut. Alhamdullah, pada sekitar 1954 selesailah sudah pembangunan gedung sekolah yang bertingkat dan terbuat dari gewapend beton (beton berangka) di atas tanah wakaf pemberian dari Ali Al-Djuffrie yang terletak di Soeromenggalan 62 (belakang Masjid Agung Kauman Semarang).

Pada waktu itu gedung tersebut merupakan gedung sekolah Islam termegah di kota Semarang Pada tahun 1960 Yajasan Badan Wakaf Semarang membuka cabang di Kalinyamat Pecangaan Jepara. YBW cabang Jepara ini pada awal pendiriannya berhasil membangun sebuah gedung sekolah dari tembok. Saat itu, gedung sekolah dipergunakan untuk Madrasah Wajib Belajar pada pagi hari, sedang sore hari untuk Sekolah Rakyat.

Pada perkembangannya sampai saat ini telah didirikan dan berkembang pesat menjadi SD Islam Sultan Agung 5 Jepara, SMP Islam Sultan Agung 3 Jepara, dan SMA Islam Sultan Agung 2 Jepara. Sekolah-sekolah tersebut saat ini menjadi sekolah pilihan warga Jepara dengan mengembangkan pendidikan ciri khusus keislaman. Pada tahun 1961 Yayasan Badan Wakaf mulai lagi membangun gedung sekolah dari tembok di atas tanah wakaf pemberian H. Chamin Nafis yang terletak di jalan Kaligawe Semarang.

Tahun 1962/ 1963 sekolah ini sudah dapat menerima murid (pada waktu itu dipergunakan untuk SD Badan Wakaf 4 dan Sekolah Menengah Ekonomi Pertama/ SMEP Badan Wakaf) Pendirian sekolah-sekolah di lingkungan Yayasan Badan Wakaf terus dilakukan seiring dengan kepercayaan masyarakat untuk menyerahkan pendidikan putera-puterinya di bawah Yayasan Badan Wakaf. Secara singkat, pendirian sekolah-sekolah tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:

1. SD ISLAM SULTAN AGUNG 1

Madrasah Al Falach yang diprakarsai oleh Ustadz Md. Tahir Nuri bersama Ustadz Abubakar Assegaf -karena kondisi yang terbatas pada saat itu- hanya mampu memberikan pendidikan untuk kelas 1 dan kelas 2 saja. Siswa yang telah selesai kelas 2 umumnya melanjuutkan kelas 3 di Ma’had Islam, Jl. Petolongan.

Pada tahun 1953/1954 didirikan Sekolah Rakyat Badan Wakaf (SR BW) menempati gedung baru di Jl. Suromenggalan 62 yang melayani pendidikan dari kelas 1 sampai kelas 6, maka siswa dari Madrasah Al Falach dipindahkan ke SR BW tersebut (termasuk yang sudah melanjutkan ke Ma’had Islam).

Lulusan angkatan pertama SR BW 6 tahun ini adalah berasal dari siswa Madrasah Al Falah angkatan kedua. Pada perkembangannya Sekolah Rakyat Badan Wakaf (SR BW) ini selanjutnya berganti nama sebagai SD Badan Wakaf 1 , kemudian berubah nama menjadi SD Islam Sultan Agung 1. Para pimpinan/ kepala sekolah yang pernah mengabdi di SRBW atau SD Islam Sultan Agung 1 adalah

1. Ustadz Md. Tahir Nuri
2. Ustadz Abdullah Ibrahim (mulai tahun 1955)
3. Ustadz Abdul Wahab (sampai tahun 1963)
4. Bp. Muhtadi Ronowijoyo (mulai 1963)
5. Wuryanto
6. Drs. Nuryono (Pjs)
7. Drs. M. Hamim Setyo (1978 - 1996)
8. Masrifah, BA (1996-2000)
9. Dwi Wiwik, S.Pd (2000 - 2001)
10. Imam Kusmaryono, M.Pd. (2001- 2009)
11. Mahmudi MS, S.Pd (2009- 2011)
12. Mohammad Khasbullah, S.Ag.

2. SD ISLAM SULTAN AGUNG 2

Sambutan dan perhatian masyarakat terhadap sekolah yang didirikan YBW semakin besar, Oleh karena itu YBW mendirikan sekolah tahun 1962, yaitu SD Badan Wakaf 2 (selanjutnya bernama SD Islam Sultan Agung 2).

Sekolah ini mula didirikan di Kp. Lengkong Sop, lalu pindah ke Kp. Baru (Jl. Petek-Semarang Utara) di rumah Syarifah Fatimah. Selanjutnya, sekolah ini pindah lokasi di Kp. Bedas Kebon (Jl. Petek) hingga sekarang.

Kepala sekolah yang pernah memimpin SDI Sultan Agung 2 adalah :

1. Bp. Hariyanto Priyo Utomo (tahun 1962)
2. Ustadz Abdullah Salim Zarkasyi
3. Ustadz Abdul Wahab
4. Bp. Widodo (tahun 1973)
5. Bp. Didik Achmad Supadie (1976)
6. Bp. Nurul Yaqin 7. Ibu Masyrifah
8. Ibu Saiyah
9. Yudiantoro
10. Darmadi (mulai 1992)
11. Suyatmo (mulai 2001)
12. Mashadi Utomo (mulai 2003)
13. Mahmudi MS (mulai 2011)

3. SD ISLAM SULTAN AGUNG 3

Animo masyarakat yang ingin menyekolahkan putra-putrinya di SD Badan wakaf 1 (SD Islam Sultan Agung 1) Jl. Suromenggalan 62 (sering disebut sebagai SD Badan Wakaf Kauman) sangat besar. Oleh karena itu tahun 1963 didirikan SD lagi di lokasi / di gedung yang sama dengan nama SD Badan Wakaf 3 (SD Islam Sultan Agung 3).

Kepala sekolah yang pernah memimpin SDI Sultan Agung 3 adalah :
1. Ibu Zurlis Agus (tahun 1963)
2. Bp. Muhtadi Ronowijoyo (mulai 1963)
3. Abdullah Ibrahim
4. Munawir Hasibuan
5. Drs. Mursidi
6. M. Sutimbul
7. Hisyam
8. Mat Umar
9. Imam Kusmaryono ( merangkap SD 01 )


4. SD ISLAM SULTAN AGUNG 4

Sekolah ini berdiri tahun 1964 di Jalan Raden Patah 263 Kaligawe (dikenal sebagai daerah Posis) Semarang dan merupakan sekolah Islam pertama di wilayah Kaligawe. Siswa-siswanya berasal dari daerah sekitar (Kaligawe; Sedompyong; Purnasari; Penjaringan;Terboyo; Manisharjo; Sawah Besar; Pemali; Pesanggrahan dan sekitarnya)

Kepala sekolah yang pernah menjabat di SD Islam Sultan Agung 4 adalah :
1. Ustadz Munawir Prayitno,BA
2. Drs.Farchan Hartono
3. Ustadz Munawir Prajitno,BA
4. Drs.Sulchan Taqdir.
5. Drs. Rozihan
6. Bambang Sunyoto,B.A 7. Masrifah,BA
8. Saiyah
9. Mashadi Utomo ( 1996 – 2000 )
10. Suyatmo,S.Ag ( 2000 - 2011 )
11. Dwi Wiwik S, S.Pd. ( 2001 – 2007 )
12. Khasbullah,S.Ag ( 2007 – 2011 )
13. Imron,S.Ag ( 2011 – sekarang )

5. SD BADAN WAKAF 6 SD

Badan Wakaf 6 berlokasi di Kp. Bedas Kebon (Jl. Petek), menggunakan gedung bersama dengan SD Badan Wakaf 2 (SD Islam Sultan Agung 2). Karena jumlah murid dari tiga sekolah dalam satu gedung terlalu padat, maka pada tahun 1995 SD Badan Wakf 6 ditutup dan siswanya digabung dengan SD Badan Wakaf 2.

Kepala sekolah yang pernah menjabat di SD Islam Sultan Agung 6 adalah :
1. Bp. Supriyanto
2. Bp. Masrukhin
3. Ibu Saiyah
4. Nur Wahid, BA (1990-1995)

6. SMP ISLAM SULTAN AGUNG 1

Dengan telah didirikannya Sekolah Rakyat (sekolah dasar) Badan Wakaf, maka mendorong pengurus yayasan untuk mendirikan sekolah menengah tahun 1954 yang diberi nama Sekolah Menengah Diniyah (SMD) dengan program pendidikan 4 tahun yang menempati gedung di Jl. Suromenggalan 62.

Dalam perkembangannya disesuaikan dengan kebijakan pemerintah/ Depdikbud, SMD diubah menjadi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Badan Wakaf 1 (sekarang SMP Islam Sultan Agung 1). Tahun 1986/1987 SMP Islam Sultan Agung 1 berpindah lokasi di Jl. Seroja Selatan 14 A hingga sekarang.

Kepala sekolah yang pernah menjabat di SMP Islam Sultan Agung 1 adalah :
1. Ustadz Tahir Noeri
2. Bp. Muhab
3. Bp. M. Said
4. Bp. M. Ridwan
5. Bp. Maryoto
6. Bp. Muhtadiono, BA
7. Bp. Drs. Hartono
8. Ibu Dra. Hj. Upi Lutfiah (sampai sekarang)


7. SMP ISLAM SULTAN AGUNG 2

Sekolah ini (semula bernama SMP Badan wakaf 2) didirikan tahun 1963 dengan lokasi pertama di Jl. Raden Patah 263 (kaligawe) di lokasi yang sama dengan SD Islam Sultan Agung 4. Selanjutnya, lokasinya pindah di Jl. Bedas kebon.

Kepala sekolah yang pernah menjabat di SMP Islam Sultan Agung 2 adalah :
1. Ustadz Abdullah Ibrahim (1963 - 1973)
2. Ibu Aisyun, BA (1973 - 1997)
3. Bp. Marjoto,S.Pd (1997 - 1999)
4. Bp. Mohtadiono,BA (1997 - 2002)

8. SMP ISLAM SULTAN AGUNG 4

Sekolah ini mula berdiri berupa Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (kejuruan) mulai tahun 1966 – 1979, berlokasi di Jl. Raden Patah 263. Atas inisiatif dari guru-guru SD Badan Wakaf 4 yang dimotori oleh (Bp.Suwandi; Bp.Maschoen; Bp.Sulchan Taqdir; Bp.Mustaghfiri Asror; Bp. Samsuri; Bp, Munawir Prajitno) mereka adalah guru-guru negeri yang mengabdi di SD Badan Wakaf 4 pada siang hari.

Mendirikan sekolah kejuruan (SMEP) untuk menampung lulusan dari SD Badan Wakaf 4. Kepala sekolah SMEP adalah Drs. Suwandi. (Merangkap sebagai Kepala SMP negeri Sayung. Sesuai dengan kebijakan pemerintah/ Depdikbud pada waktu itu, maka SMEP diubah menjadi Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun 1977.

Kepala sekolah yang pernah menjabat di SMP Islam Sultan Agung 4 adalah :
1. Ustadz Munawir Prajitno, BA
2. Drs. Ichsan Abdullah
3. Drs. Rozihan 4. Bambang Sunyoto, BA
5. Drs. JUNAEDI HM, M.Pd
6. Zaenuri, S.Pd

9. SMA ISLAM SULTAN AGUNG 1

Sekolah ini mula diadakannya adalah diprakarsai oleh Ustadz Md Tahir Nuri (nama beliau diabadikan sebagai nama masjid, yaitu Masjid Md Tahir Nuri-Kampus SMA Islam Sultan Agung 1) setelah YBW berhasil mengadakan SMP Badan Wakaf 1 di Jl Suromenggalan 62 (belakang Masjid Agung Kauman Semarang).

Sekitar tahun 1966. ustadz Md Tahir Nuri mengajak seorang guru SMA Negeri 3 Jl. Pemuda Semarang bernama Drs. Iswoyo (terakhir sebagai dosen fisika di Universitas Negeri Semarang) untuk menjadi pemgelola/ kepala sekolah SMA Islam Sultan Agung 1 (pada mulanya bernama SMA YBW Sultan Agung 1).

Oleh Drs. Iswoyo diajaklah beberapa guru SMA Negeri 3 untuk ikut mengajar di SMA Islam Sultan Agung 1. Karena belum memiliki gedung sendiri, maka proses belajar mengajar dilakukan di Jl Suromenggalan 62 pada sore hari. Selanjutnya, proses belajar mengajar dipindahkan ke Gedung YBWSA di Jl. Seroja Selatan (saat ini untuk SMP ISSA 1 dan FE UNISSULA) untuk beberapa bulan. Sekitar tahun 1970 sekolah pindah di Jl. Mataram 657 Semarang hingga saat ini.

Begitu pula, pada tahun 1997 berhasil dibeli tanah dan gedung/ bangunannya di Jl. Wonodri (bekas gudang). Proses pembangunan gedung baru terus dilakukan sesuai dengan perkembangan jumlah siswa dan pemenuhan fasilitas sekolah yang makin modern.

Mulai saat itu sekolah memiliki lapangan upacara/ olah raga yang luas. Lahan tersebut digunakan untuk membangun gedung baru tiga lantai pada tahun 2005 diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah saat itu H. Mardiyanto. Tahun 2012 berhasil diselesaikan pembangunan gedung tiga lantai dan juga masjid sekolah yang diberi nama Masjid Md. Tahir Nuri.

Sampai saat ini tercatat sebanyak 13.548 siswa pernah belajar di SMA Islam Sultan Agung 1. Selama perjalanan waktu SMA Islam Sultan Agung 1 pernah dipimpin oleh beberapa kepala sekolah sebagai berikut :
1. Drs. Iswoyo (menjabat 1966 - 1970)
2. Hj. Hudahaniem, B.Sc (menjabat 1970 - 1998)
3. Drs. Dadi Basuki (menjabat 1998 - 2002)
4. Drs. Risno Setiyono (menjabat 2002 - 2006)
5. H. Much Muchlis Hidayatulloh, S.Pd (menjabat 2006 - 2010)
6. Drs. Sarjana (menjabat 2010 - sekarang)

10. SMA ISLAM SULTAN AGUNG 3

SMA Islam Sultan Agung 3 berlokasi di Jl. Raya Kaligawe KM 4. Mula berdirinya karena SMA Islam Sultan Agung 1 sudah tidak mampu lagi menampung siswa yang antusias ingin belajar di SMA Sultan Agung.

Khususnya untuk menampung siswa yang berasal dari daerah Genuk dan Sayung. Semula dibentuk SMA Islam Sultan Agung 1 Filial Kaligawe (1999 -2002), Selanjutnya, SMA Islam Sultan Agung 3 resmi berdiri tahun 2002 dengan dua gedung baru berlantai tiga yang lokasinya berdampingan dengan SMP Islam Sultan Agung 4.

Kepala sekolah yang pernah menjabat di SMP Islam Sultan Agung 4 adalah :
1. Bp. Much Muchlis Hidayatulloh, S.Pd (2002 - 2006)
2. Bp. Haris Ma’ruf, S.Pd (2006 - 2010)
3. Bp. Nur Kholis, S.Ag (2010 - sekarang)

Pembentukan Biro/ Bidang Pendidikan (Dasar dan menengah)

YBWSA Sebagaimana diuraikan di atas, bahwa perjuangan pengurus YBWSA dalam melawan penjajah NICA-Belanda dilakukan dalam bidang usaha pendidikan. Pada awal terbentuknya kepengurusan YBW dengan akte notaris Tan A Sioe tahun (1950) belum dibentuk bidang pendidikan/ Dikdasmen secara khusus, karena konsentrasi pengurus adalah konsolidasi dan pembangunan gedung-gedung madrasah/ sekolah.

Di dalam akte notaris Tan A Sioe tanggal 31 Juli 1950 No 86 disebutkan maksud pendirian YBW adalah untuk memperbaiki dan memajukan:
1. Perihal pendidikan dan pengajaran anak-anak muslim
2. Menguatkan latihan rohani dan pendidikan jasmani dengan pengajaran Islam
3. Meninggikan dan meluaskan pengajaran dan pengetahuan Islam

Dalam perkembangannnya berdasarkan akte notaris R.M. Soeprapto nomor 30 (14 Nopember 1963) dengan ketua umumnya H. M. Sulchan disebutkan azas atau tujuan YBW adalah membina dan memperkembangkan jiwa budaya menurut ketentuan agama Islam dalam arti yang seluas-luasnya. Untuk itu dilakukan usaha-usaha sebagai berikut:
a. Mendirikan lembaga-lembaga pendidikan dasar, menengah, tinggi dan pesantren serta lembaga lainnya guna menyebarkan syariat agama Islam.
b. Mengadakan Da’wah, Tabligh dan penerbitan serta perpustakaan.
c. Menjalankan usaha amal kebajikan sosial lainnya.
d. Membangun dan memelihara gedung-gedung sekolah, asrama, gedung pertemuan, rumah yatim piatu, rumah sakit, balai pengobatan dan perlengkapan untuk (ayat a, b, c)
e. Beasiswa bagi pelajar yang tercakup dari lingkungan pendidikan YBW

Untuk keperluan tersebut di dalam struktur kepengurusan YBW dibentuk departemen-departemen, salah satunya Departemen Pendidikan Dasar dengan ketuanya Mohammad Tahir Nuri. Tanggal 26 Agustus 1967 (Akta Notaris R.M Soeprapto, No. 70) dilakukan perubahan Anggaran Dasar dan susunan pengurus yayasan.

Perubahan itu berupa perubahan nama Yayasan (semula Yayasan Badan Wakaf atau YBW) menjadi Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) dan perubahan kata (nomenklatur) Departemen diubah menjadi Direktorat serta Susunan Pengurus (Ketua Umum May Jendral dokter Soehardi/ Perwira Tinggi AD; Ketua Harian H.M Sulchan merangkap Ketua Departemen Pembangunan).

Departemen Pendidikan Tinggi dan Departemen Pendidikan Dasar dilebur dalam Direktorat Pendidikan dengan ketua Prof dokter Raden Haji Sardjono Danoedibroto Untuk urusan pendidikan dasar/ menengah ditangani sebuah biro, yaitu Biro Pendidikan Dasar dan Menengah (BPDM), dengan ketuanya Mohammad Tahir Nuri.

Setelah Mohammad Tahir Nuri meninggal dunia, ketua Biro Pendidikan Dasar dan Menengah (BPDM) dipercayakan kepada Bagus Muhammad (BM) Ichwan

Tanggal 13 Oktober 1980 (Akta Notaris R.M Soetomo Soeprapto SH, No. 6) dilakukan perubahan Anggaran Dasar dan susunan pengurus yayasan, dengan Ketua Umum Yayasan Prof. Dr. H. Heyder bin Heyder.

Di samping adanya Ketua Pendidikan, yaitu Prof. dr. H. R. Abdul Chamid Sardjono Dhanoedibroto.juga dibentuk kembali Direktorat Pendidikan Tinggi (ketua Prof. dr. Sigit Moerjono) dan Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (ketua Bagus Muhammad (BM) Ichwan), juga direktorat yang lain (Ketua Direktorat Da’wah dan Tabligh Drs. H. Abdullah Salim Zarkasyi; Ketua Direktorat Sosial & Kesehatan Prof. dokter Hoediono; Ketua Direktorat Usaha & Keuangan Kolonel. H. R. Ahmad Soekamto; Ketua Direktorat Pembangunan Ir. H. Wiyoga).

Tanggal 21 Maret 1989 (Akta Notaris R.M Soetomo Soeprapto SH, No. 16) dilakukan perubahan Anggaran Dasar dan susunan pengurus yayasan, dengan Ketua Umum Yayasan Prof. Dr. H. Heyder bin Heyder dan Wakil Ketua Umum Drs. H. A. Chodrin Sulchan, SH. Kepengurusan yayasan dilengkapi bidang-bidang. Ketua Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Drs. Muh Amin dan Wakil Ketua Bidang Pendasmen Drs. Ali Haidar.

Tanggal 11 September 1995 (Akta Notaris R.M Soetomo Soeprapto SH, No. 12) dilakukan perubahan Anggaran Dasar dan susunan pengurus yayasan masa bakti 1995-1999, dengan Ketua Umum Yayasan Prof. Dr. H. Heyder bin Heyder dan Wakil Ketua Umum Drs. H. A. Chodrin Sulchan, SH. Kepengurusan yayasan dilengkapi bidang-bidang. Ketua Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Drs. H. Radjab Senen dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah H.A. Zainuri Basri.

Tanggal 22 Juni 2000 (Akta Notaris R.M Soetomo Soeprapto SH, No. 9) diadakan perubahan susunan pengurus yayasan masa bakti 2000-2005, dengan Ketua Umum YBWSA H. Hasan Toha Putera dan dibantu ketua-ketua bidang.Ketua I. Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) adalah Drs. H. Tjuk Subhan Sulchan.

Tanggal 13 Desember 2005 (Akta Notaris R.M Soetomo Soeprapto SH, No. 3) diadakan perubahan susunan pengurus yayasan masa bakti 2005-2010, dengan Ketua Umum YBWSA H. Hasan Toha Putera dan dibantu ketua-ketua bidang. Ketua I. Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) adalah Drs. H. Tjuk Subhan Sulchan.

Untuk menyesuaikan dengan UU tentang Yayasan no. 28 Tahun 2008, maka tanggal 6 Oktober 2008 diadakan perubahan lagi susunan pengurus yayasan dengan Ketua Umum YBWSA H. Hasan Toha Putera; Wakil Ketua Umum Drs. H. Tjuk Subchan Sulchan. Ketua II. Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) adalah Nurudin, S.Ag, M.Pd.

Berdasarkan uraian di atas, yang pernah memimpin bidang Pendidikan Dasar dan Menengah YBWSA adalah:
1. Ustadz Muhammad Tahir Nuri
2. Bagus Muhammad (BM) Ichwan
3. Drs. Muh. Amin
4. Drs. H. Radjab Senen
5. Drs. H. Tjuk Subhan Sulchan
6. Nuriddin, S.Ag, M.Pd.

Powered by JSN @2013